Tondano — Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran vokasi serta memperkuat kompetensi peserta didik di era digital, SMK Negeri 1 Langowan mengajukan permintaan dukungan kepada jurusan melalui dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK), Dedi Sorongan, S.Pd., M.Pd, untuk berperan sebagai Asesor Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sekaligus narasumber dalam Workshop Pembuatan Konten Edukatif dan Inspiratif.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi teknis, tetapi juga pada penguatan kreativitas, komunikasi, dan daya saing siswa di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Kehadiran praktisi akademik yang juga aktif di dunia kreatif digital dinilai sangat relevan untuk memberikan penguatan kepada peserta didik maupun tenaga pendidik.
Dedi Sorongan, S.Pd., M.Pd dikenal sebagai dosen Prodi PTIK yang memiliki perhatian besar pada pengembangan literasi digital, media pembelajaran, dan kreativitas konten. Selain aktif di dunia akademik, ia juga dikenal sebagai pemilik channel Manado EXpression, sebuah kanal yang menghadirkan berbagai konten informatif, edukatif, dan inspiratif yang dekat dengan masyarakat.
Melalui keterlibatan ini, SMK Negeri 1 Langowan berharap pelaksanaan UKK dapat berjalan lebih optimal, objektif, dan profesional, sekaligus memberi pengalaman langsung kepada siswa mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Di sisi lain, workshop yang dirancang diharapkan mampu membuka wawasan baru tentang bagaimana menciptakan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung pesan pendidikan dan nilai-nilai inspiratif.
Permintaan ini mencerminkan keseriusan sekolah dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini, di mana siswa tidak lagi cukup hanya menguasai keterampilan dasar, melainkan juga dituntut untuk mampu beradaptasi, berkomunikasi, dan berkarya di ruang digital secara positif dan produktif.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Sorongan, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. “Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar. Sekolah memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga kreatif dan mampu menyampaikan gagasan melalui media digital dengan cara yang baik, edukatif, dan inspiratif,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti UKK dan workshop kreatif memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter dan kesiapan siswa menghadapi dunia nyata. “Hari ini, kemampuan membuat konten bukan sekadar soal mengikuti tren, tetapi bagaimana memanfaatkan media untuk menyampaikan pesan yang bernilai, membangun, dan memberi dampak positif. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kreativitas yang bertanggung jawab,” tambahnya.
Pihak SMK Negeri 1 Langowan menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi. Kerja sama seperti ini diyakini mampu memperkaya proses pembelajaran, memperluas jejaring akademik, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik.
Melalui kegiatan asesor UKK dan Workshop Pembuatan Konten Edukatif & Inspiratif, siswa diharapkan tidak hanya semakin siap secara kompetensi, tetapi juga memiliki keberanian untuk berinovasi, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaik mereka. Dengan demikian, sekolah tidak hanya melahirkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu membawa pengaruh positif di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara SMK Negeri 1 Langowan dan dosen Prodi PTIK ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Sinergi antara dunia sekolah, perguruan tinggi, dan kreator edukatif diharapkan mampu melahirkan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis, inspiratif, dan berdampak bagi masa depan siswa.